HUBUNGI KAMI

PABRIK & DISTRIBUTOR WARING SAYUR & WARING IKAN
Menyediakan: waring sayur, karung waring, karung jaring, waring merah, waring kuning, waring ikan, waring pagar, waring hitam, waring keramba, dll.

Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950
• Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Mengenal Gambas: Sayur Bertekstur Unik yang Menjadi 'Spons' Alami Tubuh

Pernahkah Anda memperhatikan sayur panjang berwarna hijau dengan lingir atau rusuk tajam yang menonjol di sepanjang kulitnya? Di pasar tradisional Indonesia, 

Baca Juga:

sayuran ini akrab disapa Gambas atau Oyong. Meskipun tampilannya mungkin terlihat "kasar" karena garis-garis keras di kulitnya, gambas menyimpan kelembutan daging buah yang luar biasa dan manfaat yang sering kali disepelekan.

Secara botani, gambas (Luffa acutangula) masih berada dalam satu silsilah keluarga besar Cucurbitaceae. Ya, dia adalah kerabat dekat dari semangka dan mentimun yang baru saja kita bahas sebelumnya. Namun, gambas memiliki karakteristik unik yang membuatnya dijuluki sebagai "spons" alami, baik di dalam piring saji maupun di dalam tubuh manusia.

Tekstur Unik yang Bersifat Menyerap

Mengapa gambas disebut sebagai "spons"? Jika Anda memotong gambas secara melintang, Anda akan melihat daging buah yang berwarna putih bersih dengan tekstur yang sangat empuk dan berpori. Saat dimasak, terutama dalam kuah bening, daging gambas akan menyerap air dan bumbu dengan sangat efisien, persis seperti spons yang meresap cairan.

Tekstur ini memberikan sensasi juicy saat digigit. Namun, keunikan "spons" ini tidak berhenti di dapur saja. Saat gambas sudah sangat tua dan mengering di pohon, serat-serat di dalamnya akan mengeras dan membentuk anyaman serat alami yang kuat. 

Serat inilah yang sejak zaman dahulu digunakan manusia sebagai alat pembersih badan atau loofah. Jadi, gambas benar-benar adalah spons alami dalam bentuk yang paling murni.

Menjadi 'Spons' Pembersih di Dalam Tubuh

Istilah "spons" alami bagi tubuh bukan sekadar kiasan untuk teksturnya, melainkan menggambarkan fungsinya dalam sistem pencernaan manusia. Gambas adalah sayuran yang sangat kaya akan serat larut dan tidak larut.

Membersihkan Saluran Pencernaan: Serat dalam gambas bekerja layaknya "sapu" atau spons yang melewati usus. Ia membantu mengikat sisa-sisa makanan dan racun, kemudian mendorongnya keluar dari tubuh. Hal ini membuat gambas menjadi solusi alami yang sangat efektif untuk mengatasi sembelit atau konstipasi.

Menyerap Kadar Gula Darah: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa gambas mengandung senyawa yang bersifat hipoglikemik. Artinya, ia dapat membantu "menyerap" atau menurunkan kadar gula berlebih dalam darah, sehingga sangat disarankan bagi penderita diabetes sebagai menu harian yang aman.

Filtrasi Alami bagi Darah: Di dalam pengobatan tradisional, gambas dipercaya memiliki efek pembersih darah. Kandungan nutrisinya membantu fungsi hati dalam menyaring zat-zat sisa metabolisme yang tidak diperlukan oleh tubuh.

Kandungan Nutrisi yang Melimpah

Jangan tertipu oleh harganya yang murah dan tampilannya yang sederhana. Gambas adalah gudang nutrisi. Sayuran ini rendah kalori namun tinggi akan Vitamin A, Vitamin C, zat besi, dan magnesium. Vitamin A yang tinggi dalam gambas sangat baik untuk menjaga kesehatan mata, sementara Vitamin C berperan penting dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh agar kita tidak mudah terserang flu.

Selain itu, gambas juga mengandung banyak air. Seperti kerabatnya, semangka, mengonsumsi gambas membantu tubuh menjaga keseimbangan cairan, terutama saat cuaca sedang panas-panasnya.

Tips Mengolah Gambas Agar Tetap Lezat

Agar manfaat "spons" alaminya maksimal, ada sedikit trik dalam mengolahnya. Pilihlah gambas yang masih muda; cirinya adalah kulitnya terasa kencang dan lingirnya belum terlalu keras. Jangan mengupas seluruh kulit hijaunya hingga habis; cukup buang bagian rusuknya yang tajam agar tekstur renyah di kulit luarnya tetap terasa.

Memasak gambas juga tidak butuh waktu lama. Hanya perlu 2-3 menit dalam air mendidih agar dagingnya tetap lembut namun tidak lembek (benyek). Dengan begitu, nutrisi dan kesegarannya tetap terjaga sempurna.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mengenal Gambas: Sayur Bertekstur Unik yang Menjadi 'Spons' Alami Tubuh"

Posting Komentar