Ikan Belida, Pesona Ikan Air Tawar yang Eksotis Namun Langka
Ikan belida adalah salah satu ikan air tawar Indonesia yang terkenal karena bentuk tubuhnya yang unik, bercita rasa lezat, serta memiliki nilai sejarah dan budaya yang penting bagi masyarakat. Sayangnya, keberadaannya kini semakin langka akibat penangkapan berlebihan dan kerusakan habitat. Artikel ini akan membahas mengenai karakteristik ikan belida, habitat, manfaat, hingga upaya pelestariannya.
Baca Juga:
- Hemat Biaya Pemeliharaan Kolam Gunakan Waring yang Tepat!
- Manfaat Zucchini untuk Diet dan Kesehatan, Wajib Kamu Coba!
- Fakta Menarik Ikan Dori yang Wajib Anda Ketahui
Apa Itu Ikan Belida?
Ikan belida (genus Chitala) adalah ikan air tawar yang memiliki tubuh pipih panjang menyerupai pisau. Karena bentuk tersebut, ikan ini sering disebut ikan pisau. Bagian tubuhnya melengkung halus dengan sirip memanjang yang bergerak seperti ombak, membuatnya terlihat elegan saat berenang.
Jenis ikan belida yang populer di Indonesia antara lain:
-
Belida Sumatra (Chitala lopis)
-
Belida Borneo (Chitala borneensis)
-
Belida Jawa
-
Belida Thailand
Ikan ini dapat tumbuh besar hingga lebih dari 1 meter, tergantung habitat dan kualitas lingkungannya.
Habitat dan Sebaran Ikan Belida
Ikan belida hidup di perairan tawar yang tenang seperti:
-
Sungai besar
-
Danau
-
Rawa
-
Muara berair payau
Di Indonesia, ikan ini banyak ditemukan di Sumatra, Kalimantan, dan Jawa. Sungai Musi dan Mahakam adalah dua wilayah yang dikenal sebagai pusat habitat belida sejak dulu.
Namun, perkembangan industri, pencemaran air, dan penangkapan yang tidak terkendali telah membuat populasinya menyusut drastis. Beberapa spesies belida kini bahkan dikategorikan terancam punah.
Ciri-Ciri Ikan Belida
Beberapa ciri khas yang memudahkan kita mengenali ikan ini adalah:
-
Tubuh memanjang pipih menyerupai pisau.
-
Warna dominan perak dengan motif bintik hitam di sisi tubuh (pada beberapa jenis).
-
Mulut kecil runcing dengan gigi halus.
-
Cara berenang yang lembut, mengayun seperti pita.
Dengan bentuk unik tersebut, ikan belida juga banyak dipelihara sebagai ikan hias di akuarium besar.
Manfaat dan Nilai Ekonomi Ikan Belida
1. Bahan Bakso dan Pempek
Belida memiliki daging putih yang kenyal sehingga sejak dulu menjadi bahan utama pempek Palembang dan berbagai olahan ikan lainnya. Tidak heran, ikan ini memiliki nilai jual tinggi di pasaran.
2. Ikan Hias Eksklusif
Bentuk tubuh yang anggun menjadikan belida populer sebagai ikan hias premium, terutama di kalangan penghobi akuarium besar.
3. Nilai Budaya dan Sejarah
Bagi masyarakat Sumatra Selatan, belida adalah simbol daerah yang penuh makna hingga diabadikan menjadi ikon Kota Palembang.
Ancaman terhadap Populasi Ikan Belida
Beberapa faktor utama penyebab penurunan populasi ikan ini antara lain:
-
Penangkapan berlebihan tanpa pembatasan ukuran.
-
Pencemaran air sungai akibat limbah industri dan pertanian.
-
Penggundulan hutan dan perubahan aliran sungai.
-
Reproduksi ikan belida yang cenderung lambat.
Jika tidak dilakukan upaya pelestarian, dikhawatirkan ikan ini akan semakin sulit ditemukan.
Upaya Pelestarian Ikan Belida
Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga keberlangsungan ikan belida antara lain:
-
Pengembangan budidaya ikan belida di kolam atau keramba.
-
Pembatasan penangkapan, terutama pada ikan yang belum dewasa.
-
Pemerintah menetapkan status perlindungan pada beberapa spesies.
-
Edukasi masyarakat, terutama pelaku perikanan dan pengolahan makanan.
Dengan langkah tepat, belida tidak hanya dapat terselamatkan, tetapi juga menjadi komoditas bernilai tinggi yang lestari.
Ikan belida adalah salah satu kekayaan hayati Indonesia yang memiliki nilai ekonomi, budaya, dan estetika tinggi. Namun populasinya kini semakin menurun akibat kerusakan habitat dan eksploitasi yang tidak terkontrol. Upaya pelestarian harus menjadi prioritas agar generasi mendatang masih dapat menikmati keindahan dan cita rasa ikan khas Nusantara ini. Melestarikan ikan belida berarti menjaga kekayaan alam dan warisan budaya bangsa.

.png)
0 Response to "Ikan Belida, Pesona Ikan Air Tawar yang Eksotis Namun Langka"
Posting Komentar